

KLIK, MEMPAWAH- Bupati Kabupaten Mempawah, Erlina secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) periode 2025–2030, yang dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta pada Selasa (14/4/2026).
Pelantikan dipimpin langsung Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono,Sakti Wahyu. Dimana pelantikan tersebut dibarengi dengan dilantiknya dewan pengurus Aspeksindo masa Bakti 2025-2030. Pelantikan ini menandakan kepercayaan nasional yang diberikan kepada Bupati Erlina untuk memimpin organisasi yang mewadahi pemerintah daerah kepulauan dan pesisir di seluruh Indonesia.
Aspeksindo memiliki peran strategis dalam mendorong sinergi kebijakan, memperkuat pembangunan wilayah pesisir, serta mengoptimalkan potensi kelautan sebagai penggerak ekonomi daerah. Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan Aspeksindo semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan daerah kepulauan dan pesisir, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Dalam sambutannya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati Erlina atas amanah yang diberikan sebagai Ketua Umum Aspeksindo periode 2025–2030.
Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengakselerasi pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Selain itu, Aspeksindo diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif dalam menyuarakan aspirasi daerah, memperkuat tata kelola sumber daya kelautan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui inovasi dan investasi yang tepat sasaran.
Dalam sambutannya sebagai Ketua Umum Aspeksindo periode 2025–2030, Erlina menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi tersebut.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi nasional, khususnya dalam menempatkan wilayah kepulauan dan pesisir sebagai pusat masa depan Indonesia.
Erlina juga menyoroti besarnya potensi kelautan Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia. Namun demikian, ia mengakui bahwa kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian nasional masih belum optimal. Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan upaya serius untuk meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi dan penguatan industri berbasis kelautan di daerah.
“Aspeksindo harus menjadi penggerak perubahan, bukan sekadar forum kepala daerah. Kita harus mampu menjembatani kebijakan nasional dengan kebutuhan riil di daerah, serta memastikan pembangunan maritim benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Erlina memaparkan dua agenda utama yang akan menjadi fokus kepemimpinannya. Pertama, percepatan hilirisasi kelautan di daerah guna meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kedua, implementasi ekonomi biru yang berkelanjutan, dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem laut sebagai aset masa depan.
Ia juga menegaskan komitmen Aspeksindo untuk berperan aktif sebagai motor penggerak ekonomi biru, advokat kepentingan masyarakat pesisir, serta fasilitator investasi dan inovasi di sektor kelautan.
Selain itu, Erlina menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta kolaborasi dengan berbagai asosiasi pemerintah daerah lainnya, guna menciptakan pembangunan yang terintegrasi dan berkeadilan.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh pengurus yang telah dilantik untuk bekerja secara nyata, menghadirkan terobosan, dan berani melakukan perubahan demi kemajuan wilayah kepulauan dan pesisir di Indonesia.
“Tidak ada lagi ruang untuk sekadar wacana. Yang kita butuhkan adalah kerja nyata yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Mari kita jadikan laut sebagai kekuatan dan sumber kesejahteraan bangsa,” pungkasnya.(RZ)














No Response